Satu Orang Tewas Ditikam Saat Nonton Orgen Tunggal
Satu orang warga Jorong V Sungai Jariang Nagari Lubuk Basung tewas bersimbah darah usai bertikai adalam acara orgen tunggal di Sikabu Nagari Kampung Tangah Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam, Kamis (6/7) sekitar pukul 02.30 WIB.
Nyawa Korban Dasra (48) Prakarsa tidak tertolong setelah mengalami luka cukup parah setelah ditusuk pelaku Chaidir, pria berusia (35) warga di Anak Air Dadok Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung.
Berdasarkan inforomasi masyarakat hubungan keduanya memang sudah kurang harmonis. Korban Darsa Prakarsa merupakan mantan suami dari kakak kandung pelaku Chaidir yang telah bercerai sekitar 4 tahun yang lalu, dan memiliki 4 empat orang anak, dan sekarang korban telah menikah kembali dan tinggal di Jorong Sungai Jariang Nagari Lubuk Basung.
Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi, mengatakan, paska mendapatkan laporan pihaknya langsung ke lokasiMelakukan Pengaman TKP. Kemudian juga dilakukan olah TKP oleh Tim Identifikasi Polres Agam serta
Membawa Korban Kerumah Sakit RSUD Lubuk Basung selanjutnya di bawa ke Rs Bayangkara Padang untuk di Otopsi.
Ia menjekaskan, dari keterangan tersangka dan saksi, peristiwa ini berawal dari pertengkaran antara korban dan pelaku yang kemudian di lerai oleh masyarakat. Karena merasa tidak senang korban mencari pelaku ke rumah pelaku di Jorong Anak Air Dadok.
" Pertengkaran keduanya pada hiburan orgen tunggal di Pandakian Jorong Sikabu Nagari Kampung Tangah Kecamatan Lubuk Basung sekitar pukul 00.30 WIB. Namun korban tidak puas dan mencari pelaku ke ruMahnya," kata Ferry.
Dikatakannya, karena tidak bertemu dengan pelaku korban memecahkan kaca mobil angkot pelaku. Setelah pelaku pulang ke rumah dan melihat kaca mobil angkot telah pecah, pelaku megambil pisau dari dalam rumah pelaku dan mencari korban di tempat hiburan orgen tunggal di Pandakian Jorong Sikabu.
" Dilokasi saat bertemu dengan korban pelaku langsung menusuk korban pada bahagian dada, tangan dan perut korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban di bunuh dengan cara ditusuk mengunakan senjata tajam jenis pisau dengan bekas luka tusukan di bagian dada sebelah kanan, tangan sebelah kiri, dan perut sebelah kiri," jelasnya.
Dikatakannya, saat ini pelaku dan barang bukti di amankan di Polres Agam untuk proses penyidikan lebih lanjut. Pihaknya juga meminta keterangan saksi antara lain, Roni, Umur berusi 32 tahun, pekerjaan wiraswasta, beralamat Kampung Tangah Jorong Sikabu dan Poron, berusia 30 tahun, Sopir, warga Bancah Paku Nagari Geragahan Kecamatan Lubuk Basung
Dalam kesempatan itu, polisi juga mengamankan barang bukti antara lain, satu buah batu dengan ukuran diameter lebih kurang 8 cm, satu bilah Pisau dengan panjang 17 cm. Kemudian, satu helai kaos dalam merk poli warna putih yang terdapat bercakan darah, satu helai baju kaos warna hijau bis coklat yang terdapat bercakan darah, satu unit Hp merk Samsung warna ungu dan satu buah sandal merk levi’s 501 warna merah muda.
" Polres Agam serta Polsek Lubuk Basung telah memonitor permasalahan tersebut dan memberikan pemahaman kepada pihak keluarga untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum. Kita tidak menginginkan ada pula aksi balasan. Jangan nekad melakukan perbuatan melanggar hukum," jelasnya. (haluan)
0 Response to "Satu Orang Tewas Ditikam Saat Nonton Orgen Tunggal"
Post a Comment